17 October 2021

Mengisi Khutbah Jum’at, Babinsa Koramil 18/Pargarutan Tekankan Bela Negara

Pargarutan – Dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT bersama dengan warga masyarakat di wilayah desa binaannya, Babinsa Koramil 18/Pargarutan Kodim 0212/Tapsel Sertu Suhaimi Gea melakukan kegiatan keagamaan dengan mengisi khutbah Jum’at di Mesjid As-Syuhur Kelurahan Pasar Pargarutan Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (17/01/2020)

dalam khutbahnya, Sertu Suhaimi Gea mengangkat Tema “Bela Negara adalah bagian dari Iman” disampaikan kepada pulahan Jamaah yang hadir dalam Ibadah Sholat Jumat

mengawali khutbahnya, Babinsa Sertu Suhaimi Gea mengajak seluruh Jamaah yang hadir untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT

“pada kesempatan ini, khotib senantiasa tidak bosan-bosannua mengajak kepada kita sekalian untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT” tutur Sertu Suhaimi Gea

selanjutnya, sesuai dengan tema khutbah, disampaikan bahwa menjaga dan membela negara adalah sebuah kewajiban dan merupakan sebagian dari iman

“sebagai warga negara, kita semua berkewajiban untuk membela negara Indonesia, untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara demi terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang majemuk terbingkai dalam Bhinneka Tunggal Ika dengan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945” jelasnya

menurutnya, dihadapan puluhan jemaah yang melaksanakan kewajiban umat muslim tersebut, di dalam Agama Islam juga mengatur tentang usaha bela negara yang merupakan bagian dari iman. Kemerdekaan bangsa Indonesia yang diraih 74 tahun silam, tak terlepas dari semangat bela negara, keikhlasan dan ibadah untuk membebaskan negara dari belenggu penjajahan.

“Bela negara dilakukan dalam rangka melindungi bangsa Indonesia yang majemuk atau yang terdiri dari berbagai macam perbedaan, namun terbingkai satu dalam Bhineka Tunggal Ika demi satu tujuan yaitu kemerdekaan. Karena arti merdeka bagi pemeluk agama heterogen adalah kebebasan dalam menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Oleh karenanya, semangat toleransi sangat diperlukan dan dikedepankan dalam koridor kebangsaan demi menjaga keutuhan NKRI.” paparnya

Babinsa juga mengajak para umat muslim untuk menyamakan persepsi antar sesama umat Islam, agar tidak terkotak-kotak oleh pemikiran ataupun aliran yang berbeda. Karena pada dasarnya Islam adalah agama yang damai, semua manusia adalah saudara walaupun berbeda suku, bangsa, bahasa, warna kulit dan agama.

sementara itu, Danramil 18/Pargarutan Kapten Inf S. Pakpahan ditempat terpisah menyampaikan, sebagai bagian dari tugasnya dalam pembinaan komunikasi sosial, pihaknya memang telah menyampaikan perintah kepada Babinsa untuk mengisi kegiatan-kegiatan kemasyarakatan khususnya di bidang keagamaan

“Sertu Suhaimi Gea adalah Babinsa yang memiliki pemahaman tentang agama yang cukup baik, saya merasa bangga dengan Babinsanya, sebagai anggota TNI juga memiliki bekal ilmu agama yang dapat disalurkan kepada masyarakat, sebab TNI dan rakyat memang suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan sejak jaman perjuangan kemerdekaan dulu.” ungkap Danramil

terlihat dalam kegiatan sholat Jumat, jamaah yang hadir sangat antusias mendengarkan ceramah kerohanian yang diberikan, terlebih pemateri adalah seorang prajurit TNI yang sangat jarang mengisi di masjid di wilayah binaannya