23 October 2021

Anggota Koramil 02/Kota Padangsidimpuan Cek Harga Sembako di Pasar Sangkumpal Bonang Padangsidimpuan

Padangsidimpuan – Pada minggu kedua di Bulan Puasa Ramadhan 2020, anggota Koramil 02/Kota Padangsidimpuan Serka RA. Saragih bersama rekannya Serda Amin S. Rambe melaksanakan pengecekan harga sembako yang berada di pasar Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan, Selasa (05/05/2020)

Pasar Sangkumpal Bonang merupakan pasar terbesar di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), sehingga merupakan pusat perekonomian bagi masyarakat di wilayah Kabupaten / Kota Tabagsel

dalam kegiatannya, Serka RA Saragih Bamin TUUD Koramil 02/Kota Psp langsung menuju ke lokasi maupun lapak-lapak penjualan sembako di sekitar Pasar Sangkumpal Bonang

dengan ramah dan sopan, anggota Koramil 02/Kota Psp tersebut menghampiri dan menanyakan harga bahan pokok hingga satu minggu kebelakang

“maaf Bapak-bapak, Ibu-ibu, kedatangan kami kali ini mau mendata harga dan juga sekaligus memastikan kondisi dan stok bahan pokok di Pasar ini, mohon kiranya bisa membantu kami” ucap Serka RA. Saragih

kegiatan berlangsung dari kios satu ke kios lainnya, sesuai dengan data yang dibutuhkan dalam pendataan sembilan bahan pokok

“stok sembilan kebutuhan pokok yang ada di pasar Sangkumpal Bonang sebagai pasar terbesar merupakan target utama pengecekan, karena disini adalah sentral ekonomi” tambahnya

menurutnya, selain mendata dan mengecek harga, kegiataan tersebut lakukan untuk menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat, terutama tentang kenaikan harga-harga selama wabah Corona Covid 19 bersama bulan Ramadhan dengan harapan tidak adanya kelangkaan bahan pokok sehingga memicu naiknya harga

Serka RA. Saragih dan Serda Amin S. Rambe juga menghimbau kepada pedagang di pasar, untuk tidak langsung menaikkan harga, walaupun pasokan barang berkurang, hal ini agar daya beli masyarakat tidak berkurang

‚ÄúSemoga pada bulan Puasa dan juga menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti, meski dalam masa pandemi Corona, stok maupun harga bahan pokok bisa stabil, dan tidak ada permainan tengkulak, yang dapat meresahkan orang banyak dan membebani masyarakat kecil, terlebih masyarakat saat ini banyak yang terdampak akibat adanya perubahan situasi terkait Virus Corona” pungkas Serka RA. Saragih