23 October 2021

Babinsa Koramil 07/Sosopan Himbau Warga Antisipasi Karhutla

Sosopan – Dalam satu pekan terakhir, sejumlah daerah di Tapanuli bagian Selatan mulai terjadi bencana alam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), hal ini diperkirakan mulai masuknya musim kemarau sehingga rawan terjadi kebakaran, untuk menghindari hal tersebut Babinsa Koramil 07/Sosopan Kodim 0212/Tapsel melaksanakan Komsos dengan masyarakat Desa Sosopan Julu, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, dalam kegiatan Komsos membahas situasi keamanan dan Karhutla, Sabtu (15/8/2020).

Salah satu bentuk antisipasi pembakaran lahan yang saat ini sering dilakukan oleh oknum masyarakat ketika membuka kebun dan pertanian yang mana oleh segelintir oknum masyarakat dianggap lebih mudah/cepat dan hasilnya lebih maksimal dalam bercocok tanam

Hal tersebut tentunya dipengaruhi oleh minimnya pengeluaran modal bagi para Petani, oleh sebab itu Babinsa Serda KSJ Pardosi melakukan Komunikasi Sosial (Komsos) tentang larangan membakar hutan dan lahan (Karhutla) kepada warga Binaannya

Pembinaan Komsos adalah merupakan salah satu kemampuan Aparat Teritorial yang harus dimiliki oleh seorang Babinsa, karena dengan Komsos diharapkan seorang Babinsa akan mengetahui tentang kondisi sosial masyarakatnya, sekaligus untuk mendapatkan data dan fakta sebagai penunjang tugas kewilayahan.

Pada Kesempatan itu, Babinsa turut memberikan himbauan kepada masyarakat tentang dampak kesehatan yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan.

“Dengan adanya sosialisasi ini warga tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar serta apabila di lapangan ditemukan adanya oknum masyarakat yang berupaya melakukan pembakaran lahan agar dilakukan pencegahan atau segera dilaporkan kepada pihak terkait, kegiatan ini berlangsung dengan aman dan lancar,” ucap Serda KSJ Pardosi

Ia juga menuturkan Pihak Koramil 07/Sosopan terus melakukan pendekatan kepada masyarakat dan pemilik lahan untuk mensosialisasikan karhutka di Desa Sosopan, sebab jika pencegahan ini berhasil tentu tidak perlu melakukan pemadaman, imbuhnya.

“Bahkan kami terus mengadakan himbauan kepada masyarakat tentang aturan hukumnya, sehingga masyarakat yang selama ini belum tahu sudah mulai mengerti akan bahaya terjadinya Karhutla,” pungkasnya.

Sementara Kepala Desa Sosopan Marahadi Harahap sangat berterima kasih kepada Danramil dan Babinsa Sosopan 07 yang telah memberikan pemahaman tentang Karhutla kepada warga kami .

“Sehingga masyarakat bisa memahami dari akibat resiko membakar hutan ataupun lahan,” ucapnya