1 December 2021

Bersama BPBD dan Polres Palas, Koramil 08/Barumun Bantu Warga Seberangi Sungai Barumun

Padang Lawas – Pasca banjir dan meluapnya sungai Barumun yang mengakibatkan ambruknya jembatan gantung penghubung Desa Sigorbus Julu dan Desa Sabahotang, Danramil 08/Barumun Kodim 0212/Tapsel Kapten Inf Fahri Batubara beserta Babinsa bersama BPBD dan Polres Palas serta unsur lainnya bantu warga sebrangi sungai di Desa Sabahotang Kecamatan Barumun Baru Kabupaten Padang Lawas (Palas)

Hanyutnya Jembatan penghubung Desa Sabahotang dan Desa Sigorbus Julu di Sungai Barumun membuat masyarakat yang bermukim di kedua desa tersebut harus menyeberangi untuk masuk dan keluar karena belum adanya sarana jembatan

“Melihat hal itu, Pemerintah Padang Lawas melalui BPBD, Koramil 08/Barumun, Polres Padang Lawas, terjun langsung membantu aktifitas masyarakat untuk menyeberangi sungai tersebut dengan sebuah perahu karet dari BPBD Palas,” ungkap Kapten Inf Fahri Batubara selaku Danramil 08/Barumun, ketika memberikan keterangan kepada awak media, Rabu sore (19/02/2020)

“Bantuan yang diberikan adalah untuk mengantisipasi timbulnya korban jiwa, saat warga masyarakat menyeberangi sungai tersebut, manakala banjir datang secara tiba-tiba yang disebabkan curah hujan tinggi terus-menerus hampir setiap hari,” ungkapnya lebih lanjut

“kami selaku Muspika kecamatan Barumun Baru, menerima laporan dari masyarakat kami langsung ke lapangan melihat situasi dan kondisi bersama-sama selanjutnya kami laporkan ke Muspida, kemudian kami berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Padang Lawas, dalam hal ini langsung menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk pos dan perahu karet yang akan digunakan akses untuk menyeberangkan masyarakat atara desa sigorbus dengan desa sabahotang” Kata Danramil

menurutnya, kegiatan masyarakat sehari hari tidak terganggu dengan adanya sarana penyeberangan melalui alat perahu karet, roda perekonomian dan pemerintahan tetap berjalan, sesuai dengan yang diharapkan sampai nantinya jembatan ini bisa kembali di bangun oleh Pemkab Padang Lawas

Seterusnya, Danramil menjelaskan masalah kendala apabila cuaca baik, hasil dari koordinasi bersama Pemkab Padang Lawas jembatan gantung ini akan segera diperbaiki. Danramul juga mengajak untuk sama-sama berdoa semoga cuaca semakin membaik dan air mulai mengecil tidak seperti yang terlihat sekarang ini

“Panggilan kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat desa yang kami kedepankan dalam kegiatan ini, tanpa terkecuali kepada anak-anak selaku generasi penerus Bangsa, mereka tidak memiliki pilihan lain karena akses satu-satunya untuk berangkat dan kembali dari sekolah harus melintasi Sungai Barumun,” imbuh Kapten Inf Fahri Batubara.

“Tidak hanya anak-anak sekolah, bahkan warga masyarakat yang berada di seberang sungai pun harus terisolir bila air sedang meluap dengan disertai arus yang sangat deras,” tegasnya.

“Waktu sekolah untuk menuntut ilmu sering kali terbuang sia-sia bila aktifitas mereka terkendala dengan derasnya arus sungai saat hujan deras terus-menerus di daerah tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Barumun Baru, Maruli Sangap Suaduon mengatakan sudah lebih ringan untuk kegiatan dan aktifitas masyarakat dan anak anak mau berangkat sekolah, dengan adanya perahu karet untuk menyeberangkan Warga masyarakat desa Sabahotang

“Melihat situasi air sungai yang masih besar dan arusnya deras, jembatan ini belum bisa dikerjakan oleh pemerintah setempat, karena kemarin pemkab sudah datangkan alat berat dari Kantor PU Padang Lawas untuk meluruskan dan mengangkat tiang penyangga kembali pada tempatnya tidak bisa, sebab arus air besar dan deras serta alat beratnya juga ikut masuk air,”Kata Camat.

Hal senada juga, disampaikan Kepala Desa Sabahotang, Ali Jumroh Hasibuan, masyarakat merasa bersyukur dengan adanya perahu karet karena memudahkan masyarakat apalagi anak-anak yang pergi ke sekolah

“kami sudah agak tenang dengan adanya bantuan perahu karet, aktifitas sudah mulai lancar walaupun harus menunggu untuk diseberangkan oleh Tim gabungan tersebut,” ujar kades Sabahotang

sementara itu, ditempat yang sama, Boru Hasibuan (48) merupakan salah satu warga desa tersebut yang ikut diseberangkan menyampaikan, ucapan terima kasih kepada seluruh personel Pos Tim gabungan atas bantuan yang telah menyeberangkan masyarakat melintasi arus Sungai Barumun yang deras

“Saya selaku warga masyarakat dan orang tua anak-anak yang sekolah mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak dari pemerintah desa maupun daerah (Pemkab-Red), yang telah memberikan bantuan kepada kami masyarakat Desa berupa menyeberangkan kami dan anak-anak kami untuk pergi ke sekolah,” ucapnya, sambil naik ke perahu karet tersebut untuk ikut diseberangkan oleh Petugas personel gabungan