
Padangsidimpuan – Siswa-siswi dari SMKN 1 Padangsidimpuan dan SMKN 2 Padangsidimpuan yang tergabung dalam anggota Koprs Kadet Republik Indonesia (KKRI) Kodim 0212/Tapsel menjalin Tes pemeriksaan Psikologi (Rikpsi) TNI bertempat di SMKN 1 dan SMKN 2 Kota Padangsidimpuan, Selasa (24/02/2026)
Pelaksanaan tes pemeriksaan Psikologi TNI turut diawasi oleh personel TNI dari Kodim 0212/Tapsel dipimpin Pelda Zulfian Hasibuan di Laboratorium Komputer sekolah masing-masing



Dalam kesempatan tersebut, Pelda Zulfian Hasibuan selaku Pembina KKRI menyampaikan, bahwa Tes ini bertujuan memetakan potensi psikologis dan membangun mental tangguh para kadet dalam bingkai nilai-nilai kebangsaan
“Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Kodam I/BB dengan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia melalui Pusat Psikologi TNI, selanjutnya melalui satuan Komando Kewilayahan yang salah satunya di Kodim 0212/Tapsel para generasi muda siswa-siswi dibina dalam wadah Korps Kadet Republik Indonesia dan salah satu kegiatannya adalah melaksanakan tes pemeriksaan psikologi” paparnya
Ia juga menambahkan, bahwa Tes RIKPSI dirancang khusus untuk mengukur kesiapan mental, kepribadian, serta potensi psikologis para peserta kadet sebagai bagian dari penguatan karakter dan kedisiplinan siswa.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para anggota KKRI dapat mengenali potensi diri sekaligus meningkatkan kualitas sikap dan perilaku yang sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan dan kepemimpinan. Ini sangat penting untuk pembentukan ketangguhan mental siswa” harapnya
Pihak SMKN 1 dan SMKN 2 Padangsidimpuan menyambut baik sinergi ini sebagai bentuk dukungan nyata TNI dalam membina generasi muda yang berjiwa nasionalis. Selain untuk kepentingan organisasi KKRI, hasil tes ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan, baik dalam seleksi pendidikan kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat.
Tes psikologi ini juga membuktikan komitmen para kadet KKRI Kodim 0212/Tapsel khususnya di Kota Padangsidimpuan dalam mengembangkan potensi siswa secara holistik. Tidak hanya terpaku pada keunggulan akademik, madrasah terus mendorong pengembangan aspek mental dan karakter agar lulusannya memiliki daya saing dan kedisiplinan yang tinggi layaknya seorang kadet



