
Angkola Timur – Babinsa Koramil 18/Pargarutan Kodim 0212/Tapsel Peltu Amar Bakti Harahap menghadiri rapat koordinasi Rembuk Stunting di Desa Huta Ginjang Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (25/10/2023)
Stunting merupakan masalah gizi kronis, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam kurun waktu yang lama. Stunting terjadi karena asupan makanan kedalam tubuh tidak sesuai kebutuhan gizi yang diperlukan, dan itu terjadi dari mulai di dalam kandungan serta baru terlihat setelah usia 2 tahun. Selain pertumbuhan tubuh terhambat, stunting juga dapat mempengaruhi perkembangan otak, mempengaruhi produktivitas, daya serap dan kreativitas di usia produktif anak.
Adapun tujuan dilaksanakannya rapat ini adalah untuk meningkatkan komitmen para pengambil kebijakan dalam peningkatan stunting serta meningkatkan kemampuan Pemerintah Daerah dalam melakukan perencanaan, koordinasi, pemantauan dan evaluasi, serta sosialisasi dan komunikasi interpersonal dan konsistensi serta penetapan data masyarakat Desa Huta Ginjang yang stunting.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Angkola Timur diwakili Sekcam, Danramil 18/Pargarutan diwakili Babinsa, Kepala Desa Huta Ginjang, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD dan Pendamping Desa serta Bidan Desa Huta Ginjang
Sementara itu, Babinsa Peltu Amar Bakti Harahap dalam kesempatan tersebut mengatakan, dalam rapat tersebut dijelaskan upaya penurunan stunting dapat dilakukan melalui dua intervensi, yaitu intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi gizi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung. Penurunan stunting memerlukan pendekatan yang menyeluruh, yang harus dimulai dari pemenuhan prasyarat pendukung.
“kegiatan Rembuk Stunting ini sebagai forum musyawarah yang diharapkan adanya sinergi, komitmen bersama dan konsistensi untuk mencapai daerah bebas stunting, dan kami sangat mendukung kegiatan Rembuk Stunting dalam rangka Percepatan Aksi penanggulangan gizi buruk dan pencegahan stunting Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan telah melakukan langkah cepat penanganan dan pencegahan hal tersebut” ujarnya
Babinsa juga berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat memberikan pengetahuan kepada seluruh peserta yang hadir akan dampak anak kekurangan asupan gizi yang dapat mengakibatkan terganggunya pada pertumbuhan
Ia juga menambahkan, bahwa TNI melalui Kodim 0212/Tapsel dalam hal ini Koramil 18/Pargarutan juga sudah melakukan upaya penurunan stunting bersama instansi terkait di wilayah dengan pelaksanaan program Bhakti TNI yaitu jambanisasi, guna menjaga sanitasi lingkungan masyarakat wilayah Koramil 18/Pargarutan
“Mari budayakan hidup bersih dan sehat serta melaksanakan perbaikan gizi dalam keluarga untuk mencegah stunting,“ pungkasnya



