
Muara Batang Toru – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus digencarkan oleh TNI dari Personel Koramil 01/Batang Toru Kodim 0212/Tapsel yang pimping langsung Batuud Peltu Jimmi R. Sitorus bersama masyarakat.
Kegiatan ini adalah Salah satu wujud nyata komitmen TNI dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berlokasi di Jembatan Rambin Pulo Gita Desa Bandar Hapinis Kecamatan Muara Batang Toru kabupaten Tapanuli Selata, Minggu (17/05/2026)
Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membuka keterisolasian wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan konektivitas antar desa. Dengan adanya akses yang lebih memadai, diharapkan mobilitas masyarakat akan semakin lancar serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
di sela kegiatan Batuud Peltu Jimmi R. Sitorus menyampaikan, bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yanga da di Rambin Pulo Goya merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam pemerataan pembangunan, khususnya di daerah terpencil dan sulit dijangkau.
“Pembangunan jembatan ini bukan hanya sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk membuka peluang baru bagi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan akan semakin mudah dijangkau oleh warga,” papar Batuud
Lebih lanjut dijelaskan, saat ini pengerjaan jembatan telah memasuki tahap lanjutan yang difokuskan pada pengelasan pagar, pengecoran jalan ke lantai tiang pilon dan pengecatan pagar dengan progres mencapai 90 %
ia juga menyampaikan, kehadiran personel Babinsa di tengah-tengah masyarakat tidak hanya berperan dalam membantu pekerjaan fisik, tetapi juga sebagai motor penggerak yang senantiasa memberikan motivasi dan semangat kepada warga. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga konsistensi dan percepatan pembangunan di lapangan.
“Dengan adanya jembatan ini, kami sangat berharap warga masyarakat nantinya bisa menikmati manfaat untuk membawa hasil pertanian, akses anak-anak ke sekolah, serta kebutuhan berobat ke fasilitas kesehatan,” tutupnya



