
Ulu Sosa – Koramil 09/Sosa Kodim 0212/Tapsel kembali kerahkan personel Babinsa dipimpin Batuud Peltu Irpan Lubis bersama warga masyarakat setempat melaksanakan percepatan pembangunan Jembatan Gantung di Desa Parapat Kecamatan Ulu Sosa Kabupaten Padang Lawas, Selasa (23/06/2026)
Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi yang kuat antara Koramil 09/Sosa, Pemerintah Kecamatan, tenaga teknis, serta masyarakat setempat yang secara konsisten bergotong royong demi mewujudkan akses transportasi yang lebih baik bagi warga. Kehadiran personel TNI di lokasi pembangunan tidak hanya memberikan dukungan tenaga, tetapi juga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus terlibat aktif dalam setiap tahapan pekerjaan.
Para Personel Babinsa bersama warga bahu-membahu melaksanakan berbagai pekerjaan konstruksi, mulai dari penyiapan material, penguatan fondasi, hingga pekerjaan teknis lainnya. Dengan didukung kondisi cuaca yang cerah dan bersahabat, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Batuud Peltu Irpan Lubis, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis merupakan salah satu program yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan pertanian dan perkebunan yang selama ini menjadi sumber utama penghidupan warga.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian warga melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
“Alhamdulillah, hingga saat ini pembangunan terus menunjukkan perkembangan yang baik dan hari ini kegiatan melakukan pengecoran dan pengecatan rangkaian besi hangaer. Capaian ini tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara TNI, pemerintah daerah, tenaga teknis, serta seluruh masyarakat yang terus mendukung dan terlibat langsung dalam proses pembangunan. Kami berharap pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” papar Batuud
Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa dan personel TNI di lapangan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang selama ini dilaksanakan secara berkelanjutan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga.
“dan, jembatan ini bukan hanya sekadar bangunan penghubung, tetapi menjadi sarana penting yang akan memperlancar aktivitas masyarakat. Nantinya akses menuju kebun dan lahan pertanian akan lebih mudah, aman, dan cepat. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mewujudkan pembangunan ini,” tutupnya



